Rotating SpongeBob

Jumat, 09 Oktober 2015

tips

TIPS MENGHILANGKAN GALAU


السلم عليكم ورحمة الله وبركته
Apa kabar semuanya, sekarang ini gue mau aktif di blog. Jadi blog gue gak terbengkalai dengan begitu saja. Udah kayak sepeda rusak yang ngangkrak begitu saja. J
Hari ini gue mau ngasih tips tentang menglihangkan rasa galau versi gue sendiri. Insyaallah ampuh, Aamiin J
1.      Anggap galau itu adalah sebuah kerupuk
Lo tau kerupuk kan? Kerupuk itu rapuh men... yaa walaupun gak membuang sebagian sifat asli dari kerupuk yaitu keras –“. Nah, disini bukan gue mau bahas kerupuk. Gue mau bilang kalau lo lagi galau, anggap aja itu sebuah kerupuk yang enak banget kalau lo makan. Terlebih pake nasi. Nah nasi disini itu bisa jadi sebuah kegiatan yang bermanfaat. Bisa jadi saat lo lagi galau tiba-tiba lo kepikiran buat bersihin rumah, di iringi lagu kemerdekaan biar semangat. Bisa juga saat lo galau, lo garain emak lo yang lagi capek. :D bukan...bukan... bukan gitu. Maksud gue lo serua-seruan bareng emak atau abah lo. Ya mudah-mudahan aja galau lo itu ilang dengan perlahan. Atau setidaknya si galau itu sadar diri biar gak terus-terusan menjajah dirilo. Dan kalau lo suka sesuatu yang ekstrim, lo bisa salto dari atas kasur lo menuju lantai. :D hahahah XD

2.      Dengerin lagu ngebit
Kalau yang ini emang bener-bener gue banget. Gue biasanya kalau lagi galau itu ngidupin lagu ngebit lalu jingkrak-jingkrakkan gak jelas. Itu gue. Nah buat yang sifatnya gak overdosis kayak gue, lo bisa cukup dengerin lagu ngebit bertempo 140 km/jam. Atau yang gak suka lagu ngebit juga bisa dengerin lagu islami. Hindari sebisa mungkin kontak langsung dengan lagu melo yang mengisahkan tentang kegalauanmu. Inget men, lagu galau itu hanya menghantu lo doank.. percaya deh..*muka melas*

3.      Curhat
Ini pasti sering di lakukan sama para remaja jama sekarang. Galau dikit curhat, galau dikit curhat. Mana curhatnya sama orang yang salah. Kalau mau curhat itu gak ada salahnya. Tapi usahakan curhatnya sama orang yang udah punya banyak pengalaman. Yang udah ngerasain asam manisnya kehidupan. Sama nenek lo keg, atok lo gitu.. :D kagak ding, gue bercanda. Kalau lo mau curhat, utamakan curhatnya ke الله gitu. Inget men, sedih senang sertakan  الله, jangan pas susah lo inget, pas seneng lo lupa. Ya kaleee –“, setelah itu kalau lo merasa gak gengsi, curhat ke orang tua. Mau gimanapun solusinya itu adalah yang terbaik.
Saran gue, kalaupun lo mau curhat sama sebaya lo. Lo mesti tau, gimana orang itu. Jangan kemaruk, jumpa sama yang ini curhat, yang itu curhat. Lo kira lagi salaman.

4.      Menulis
Walaupun umur lo gak sepanjang jaman, yang penting tulisan lo bermanfaat bagi generasi lo. Lo galau? Nulis aja men... tapi bukan nulis curhatan lo yang alaynya melebihi batas normal. Lo tulis tentang apa yang lo rasain tapi dengan bahasa yang indah, yang bisa membuat manfaat bagi yang baca biar gak ketularan galau kayak lo. Lo tau kan kalau galau itu rasanya gak enak, jadi jangan biarkan yang lain ngikutin jejak lo.

5.      Ingat kepada-Nya
Ini yang paling penting. Sama kayak curhat, apapun yang terjadi lo mesti tetep inget sama الله, bersyukur saat lo mendapat nikmat, bersabar saat lo kesusahan. Tetap berdoa dan bersabar. Galau itu gak bakal lama kalau lo gak menikmatinya.

Oke, segitu aja tipsnya semoga bermanfaat. Galau itu gak enak meenn... seriusan, jadi jangan mau lo galau. Lo mesti kayak gue yang anti galau. Error aja sebisa lo. Selama lo bisa seneng kenapa mesti galau. Kegalauan terbesar itu ada didiri lo sendiri.

Sekian... salam super galau :D
Dan salam Beliebers
Nantikan postingan saya yang lebih eror lainnya


والسم عليكم ورحمة الله وبركته



 

Kamis, 08 Oktober 2015

contoh feature

SEMANGAT TINGGI, ATLET MUDA BADMINTON
Rofikotul Husna

Ketika semua orang sibuk dengan aktivitasnya, di saat itu lahir seorang bayi laki-laki, tepat 15 tahun yang lalu. Adriyansyah Hamdani, begitu nama lengkap remaja itu dan akrab dipanggil Dani, ia lahir di Desa Karang Tengah, Kec. Serba Jadi, Kab. Serdang bedagai  tanggal 21 desember 2000. Hadir ke dunia sebagai anak ke dua dari tiga bersaudara. Buah hati pasangan M.Hidayat dan Sayani ini berhasil membuat bangga orang tuanya disetiap pertandingannya.

Di saat penulis mewawancarai Dani di Gedung PBSI yang berada Jl. Gedung PBSI Medan State, Kota Medan, Senin 28 september 2015, peserta Badminton ini sangat bersemangat menceritakan tentang hidupnya. Sejak kecil ia sangat terobsesi ingin menjadi seorang pemain Badminton, bahkan sebelum mengikuti latihan serius ia selalu mengajak orang tua dan kakaknya untuk bermain Badminton di halaman rumahnya yang tidak terlalu lebar. Ia mengungkapkan kalau atlet favoritnya adalah Alan Budikusuma, sang legenda Badminton Indonesia. Ia ingin sekali mengikuti jejaknya. “dulu kalau main Badminton di halaman rumah, karena belum ikut latihan serius. Inginnya seperti Om Alan Budikusuma,” ujarnya dengan polos.

Saat kelas tiga SD dani dan keluarganya pindah rumah ke serdang bedagai, tempat tinggalnya sekarang. Disinilah awal semua hobinya tersalurkan. Sudiono, Abang dari ibunya, tepatnya uwaknya merupakan pemain badminton di kampungnya, beliau juga memiliki lapangan badminton dibelakang rumahnya. Mengetahui hal itu, Dani meminta kepada ibunya untuk ikut latihan setiap malam di tepat uwaknya. Namun, ibunya tidak setuju karena malam latihan itu adalah malam sekolah. Tak habis akal, Dani segera mengatakan kepada uwaknya kalau ia tidak dapat latihan setiap malam sekolah. Dan akhirnya uwaknya mengajaknya untuk latihan di Dolok Masihul bersama anak-anaknya setiap jam 3 sore. Dengan tekun ia mejalani latihannya, meskipun begitu tugas utamanya sebagai seorang pelajar tetaplah dijalani. Ia mampu membagi waktunya dengan baik.

Keseriusannya untuk mewujudkan cita-citanya memang tidaklah mudah, beberapa kali di setiap pertandingan ia selalu kalah. “tidak setiap pertandingan dani menang kak, beberapa kali dani kalah, kadang lawannya tidak seimbang, terkadang karena faktor dari dani sendiri. Tapi dani tetap semangat kak, karena dani juga menang kalau bertanding.” Jelasnya dengan senyum yang mengembang.
Melanjutkan pendidikannya, Dani masuk ke MTs.N Dolok Masihul. Disini ia juga di amanahkan mewakili sekolahnya untuk ikut Porseni sebagai perwakilan dari sekolahnya untuk bidang Badminton di ganda pemula putra bersama Faisal, teman latihannya. Dimulai dari antar sekolah, antar kecamatan, antar kabupaten, hingga akhirnya antar provinsi. Tak berhenti sampai disitu, mereka juga berhasil sampai ketingkat nasional.

Selain itu, dani juga sering ikut pertandingan besar antara lain Sirkuit Nasional, Biskuat Cup, Kejurda, Kejurprov, dan lain-lain. Beberapa piala juga bertengger di meja hias yang berada dirumahnya.


Dan baru-baru saja ia berhasil meraih juara 3 bersama pasangan gandanya, di Kejuaran provinsi untuk ganda pemula putra yang di adakan dari tangga 28 sept-02 okt 2015 di gedung PBSI Medan.